Waspadai Beberapa Gejala pada Anak yang Memungkinkan sebagai Gejala Kanker

Anak-anak akan sangat rentan terkena berbagai jenis penyakit, hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa penyebab. Mulai dari faktor lingkungan hingga makanan yang di konsumsi. Untuk itu anda perlu mengetahui gejalanya pada pembahasan berikut atau kunjungi link https://www.guesehat.com/masalah-ringan-pada-anak-yang-bisa-jadi-adalah-gejala-kanker/page/3

Beberapa Gejala yang Memungkinkan sebagai Gejala Kanker pada Anak

1. Terjadi Pembengkakan

Salah satu tanda dari kanker yaitu adanya pembengkakan pada area rongga perut, tungkai kaki ataupun lengan. Apabila terjadi pembengkakan pada sekitar rongga perut, bisa jadi hal tersebut menjadi indikasi tumor wilms yang sering menyerang anak-anak pada usia sangat muda yaitu sekitar 3 hingga 4 tahun. Namun risiko tersebut menurun di usia 6 tahun ke atas.

2. Perubahan Perilaku yang Signifikan

Apabila si kecil bertingkah aneh tidak seperti anak pada umumnya, maka bisa jadi ada sesuatu yang tidak beres pada kesehatannya.

3. Nyeri Kepala Akut

NCCS atau National Cancer Centre Singapore melaporkan bahwa apabila terjadi sakit kepala secara intens dan berkelanjutan dapat menjadi tanda tumor pada otak, akibatnya penderita akan sering merasa pusing.

4. Muntah

Muntah-muntah memang wajar apabila terjadi pada anak-anak, hal tersebut dapat diakibatkan oleh beberapa faktor seperti keracunan makanan, flu, batuk, serta gangguan masalah pencernaan. Namun perlu anda ketahui juga bahwa kanker dapat ditandai dengan muntah-muntah.

5. Gangguan Penglihatan

Apabila si kecil mengeluhkan masalah penglihatan seperti pandangan kabur, penglihatan ganda, maupun kehilangan penglihatan, maka lebih baik anda konsultasikan dengan dokter spesialis untuk memastikan ada tidaknya kanker.

Dengan gangguan penglihatan juga dapat berbahaya untuk keselamatan si kecil anda, karena anak anda akan mengalami gangguan ketika berjalan yang tidak menutup kemungkinan menyebabkan si kecil jatuh dan mengalami luka. Untuk menangani luka jatuh pada si kecil anda dapat mengobatinya sendiri.

Namun apabila luka tersebut membutuhkan perban untuk menutupnya, maka anda perlu mengetahui jenis perban yang cocok untuk membalut luka si kecil. Anda dapat mengunjungi link berikut https://www.guesehat.com/gunakan-perban-sesuai-jenis-luka untuk informasi jenis perban lebih lanjut.

Karena apabila anda membalut luka dengan jenis perban yang salah, luka tersebut bukannya membaik malah dapat menyebkan rusaknya jaringan yang lebih luas.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close